Kepulauan riau memiliki banyak potensi salah satunya yakni potensi pariwisata, setelah saya menjelajahi Pulau Bintan pada Kamis tanggal 24/12/09 lalu mata saya baru terbuka betapa indahnya dan hebatnya negeri Indonesia, Diberkahi gugusan kepulauan yang Indah.
P. Bintan merupakan salah satu dari beberapa pulau besar yang ada di Kep. Riau, alasan saya mengunjunginya saat itulah adalah untuk mengisi salah satu liburan panjang Natal. Perjalanan saya diawali dengan menggunakan kapal Speedboat dari pelabuhan Teluk Punggur (P. Batam) menuju pelabuhan Teluk Uban (P. Bintan) kira-kira perjalanan membutuhkan waktu sekitar 20 menit, sedikit tips dari saya yakni jangan sampai anda telat sampai dipelabuhan karena sama seperti pesawat maka waktu anda untuk besenang-senang habis hanya untuk perjalanan. Selama perjalanan banyak hal menarik yang anda dapat lihat hamparan gugusan pulau yang ada memukan mata Saya, sungguh tidak ada pemandangan yang sia-sia.
Setiba di Teluk Uban cukup sulit untuk menemukan alat kendaraan transportasi, sehingga kita perlu menyewa kendaraan karenanya sebelum berangkat kita harus melakukan penyewaan mobil karena ada cukup banyak penyewaan mobil di Bintan. Ada beberapa tempat tujuan wisata di Pulau ini seperti Air Terjun Gunung Bintan, ya meski banyak yang bilang Air terjun Air Kencing karena ukurannya kecil mirip kucuran air kencing.
Kemudian yang tidak kalah indah adalah Sepanjang Pantai Trikora, hamparan pasir putih dan laut biru membuat saya terperangah melihatnya seakan-akan Saya bukan berada di Indonesia, apalagi saat memasuki Bintan International Resort, penataan tempat yang luar biasa dan bisa dibilang Pantai Nusa Dua Bali kalah, dan kondisinya yang masih sepi membuat bermain air di pantai jadi menyenangkan. Ada beberapa alternatif tempat lain Di Pulau Bintan yakni Kota Tanjung Pinang, suasana Kota Tuanya memberi kita inspirasi kita bahwa masa kejayaan nenek moyang kita harus kita teruskan. Selain itu masih ada Pulau Penyengat kita meski kembali menyebrang untuk menuju kesana.
Bintan sendiri memiliki salah satu kuliner khas yakni Sop Ayam, meski secara dominan kuliner yang ditawarkan di sini kebanyankan Seafood. Saya sempat mencicipi salah satunya yakni Otak-otak sotong (cumi-cumi), tampilannya sama tapi isinya berbeda awalnya berbeda karena daging otak-otaknya berwarna merah tapi setelah dicicipi ternyata lezat dan dijual dengan harga cukup murah dengan Rp. 5.000,00 Saya bisa mendapatkan 20 potong. Memang ngak cukup sehari untuk menjelajahi P. Bintan dan menikmati petualngannya, tidak hanya Pantainya saja yang indah tapi panorama pegunungannya juga cukup bagus sehingga saya suatu saat akan kembali ke pulau ini untuk mencari hal-hal baru disini.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar